Minggu, 21 Agustus 2011

Peringatan Malem Selikuran Keraton Kasunanan Surakarta


Solo (Solopos.com) – Khusyuk dalam kesederhanaan. Begitulah kesan yang terasa dari ritual Malem Selikuran Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu (20/8/2011) malam. Tak ada lagi iring-iringan besar abdi dalem Keraton yang membawa 1.000 tumpeng ke Taman Sriwedari, seperti ritual yang sama tahun lalu.

BERDOA BERSAMA -- Para abdi dalem bersama warga berdoa bersama di halaman Masjid Agung, Sabtu (20/8/2011) dalam ritual Malem Selikuran. (JIBI/SOLOPOS/Sunaryo Haryo Bayu)

Perayaan Malem Selikuran kali ini dihelat di Masjid Agung Solo. Seperti konsep awal ritual pada masa Pakubuwono IX. Otoritas Keraton penyelenggara ritual mengklaim hanya tempat penyelenggaraan yang berbeda. Jumlah tumpeng, abdi dalem serta uba rampe sama dengan ritual tahun lalu. Tapi ritual kali ini tidak menyertakan iring-iringan kuda.

Ironisnya alasan pemindahan tempat ritual untuk memangkas biaya penyelenggaraan ritual. Setelah melalui serentetan pertimbangan, akhirnya ritual Malem Selikuran digelar di Masjid Agung. Namun tetap dengan konsep/prosesi ritual selama ini. “Ada atau tidak bantuan kami tetap gelar ritual ini. Tidak ada penyusutan bagian prosesi seperti uba rampe dan tumpeng 1000,” ujar KP Winarno Kusumo, saat ditemui wartawan di sela-sela prosesi.

Jumlah 1000 tumpeng kecil yang terdiri dari nasi gurih, kedelai hitam, cabai hijau, rambak dan mentimun tidak boleh dikurangi karena memiliki makna filosofi tersendiri. 1000 Tumpeng melambangkan janji Allah SWT yang akan memberikan imbalan pahala setara 1000 bulan kepada hamba-Nya yang iklas beribadah pada malam lailatul qadar. Juga ada ingkung yang melambangkan kepasrahan total seorang hamba di hadapan Allah SWT. “1000 tumpeng diiringi lampu-lampu penerang, mengadopsi dari kisah turunnya Muhammad SAW dari Jabal Nur,” imbuh Winarno.

Mengenai tidak turunnya dana dari Pemkot untuk penyelenggara ritual tahun ini, menurut dia pernah ditanyakan kepada Sekda, Budi Suharto. Namun Sekda mengakua hanya menjalankan tugas. Sementara ritual Maleman Selikuran di Masjid Agung tidak banyak diikuti masyarakat umum. Ritual doa dipimpin oleh ulana Keraton, KRAT Pujo Diningrat. Setelah didoakan, 1000 tumpeng dibagikan kepada abdi dalem pengiring dan masyarakat sekitar Masjid. Tidak ada lagi berebut tumpeng. Abdi dalem dan masyarakat tertib menunggu jatah pembagian tumpeng sembari duduk bersila di pelataran Masjid. “Lumayan dapat berkat dari Keraton, mudah-mudahan membawa berkah,” ucap Samiyono, penarik becak di sekitar Masjid.

Jumat, 19 Agustus 2011

Inilah Binatang Paling kecil di dunia

1. Ducky, seekor anjing di Massachusetts, USA, dengan 4,9 inci (12,4 cm), merupakan anjing yang masuk Guinness World Record untuk anjing terkecil sejagad. Anjing terkecil yang pernah memegang rekor sebelumnya menurut Guinness, adalah seekor Yorkshire Terrier yang memiliki tinggi 2.8 inches.
                                        gambar :



 2. Ikan terkecil sejagad ini ditemukan pada Januari 2006 di pulau Sumatra Indonesia, dan merupakan spesies dari ikan gurami (Paedocypris Progenetica). Ini adalah ikan terkecil sejagad dengan panjang hanya 7,9 mm (0,3 inci)
gambar :


 3. Gambar ini sedikit kucing terkecil sejagad ini berusia 2 tahun dan terdapat di pusat Illinois, kucing ini memiliki berat sekitar tiga pon saja dan merupakan kucing terkecil yang masuk Guinness Book of World Records pada tahun 2004.

gambar :




 4. Hanya sedikit lebih besar daripada uang recengan logam 50 rupiah, Peewee adalah hamster terkecil sejagad dengan berat kurang dari satu ons, hamster ini berhenti pertumbuhannya ketika ia berusia tiga minggu.

gambar :




 5. Brookesia Minima adalah spesies bunglon yang terkecil di dunia yang hanya memiliki panjang setengah inci. Ditemukan di utara pantai barat Madagaskar.

gambar :




2 Tips menjadi pribadi yang mudah bergaul

Dari sekian masalah yang harus kita hadapi dalam hidup ini, kesulitan dalam
bergaul adalah salah satunya. Bagi yang kebetulan sedang menghadapi masalah
 ini, mungkin ada dua hal yang perlu diingat:

Pertama, pergaulan itu erat kaitannya dengan kemampuan. Kemampuan di sini artinya bukan hasil bawaan dari lahir tetapi merupakan kapabilitas yang diraih dari
usaha dalam mengembangkan diri (developmental process). Jadi, apapun
kepribadian anda,pada dasarnya anda punya kesempatan yang sama untuk
bergaul seperti juga orang lain yang punya model kepribadian lain.


Sah-sah saja kita menyimpulkan, misalanya saja: saya orangnya termasuk

Melankolis yang introvert, pemikir dan pesimis. Dia kan orangnya termasuk
Sanguinis yang ekstrovert, suka ngomong dan optimis. Saya orangnya termasuk
Phlegmatis yang introvert, pengamat dan pesimis. Dia kan orangnya termasuk
Koleris yang ekstrovert pelaku dan optimis. Dan bla, bla, bla lainnya.

Tetapi ada satu hal yang perlu diingat bahwa dunia ini tidak peduli dengan apakah.kita termasuk orang berkepribadian ini dan itu. Dunia ini hanya tahu satu hal: kalau kita mengalami kesusahan bergaul, hidup kita juga mengalami kesusahan yang tidak kita inginkan. Titik. Ini adalah sebuah dalil mengapa kita perlu
mengembangkan potensi yang mendukung perbaikan kemampuan kita dalam bergaul, terlepas apapun model kepribadian kita.

Sejumlah istilah ilmiah yang bisa kita temukan dalam buku-buku kepribadian itu mestinya kita gunakan untuk melihat sisi plus-minus agar kita bisa mengembangkan diri sejati kita (bukan jadi seperti orang lain). Sebab, apapun model kepribadian kita pasti ada sisi plus yang perlu kita kembangkan untuk memperbaiki hidup dan pasti pula ada sisi minus yang perlu kita kontrol agar tidak sampai merugikan atau membahayakan.

Kedua, pergaulan itu tidak identik dengan banyak ngomong atau sedikit ngomong,tidak identik dengan apakah anda seorang pendiam atau tidak pendiam.

Prinsip yang berlaku dalam pergaulan adalah bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain (to build) dan bagaimana kita menjaga hubungan itu (to maintain).Karenanya, jangan heran bila menjumpai ada orang yang banyak ngomong tetapi pergaulannya sempit dan jangan heran pula bila melihat ada orang yang sedikit ngomong tetapi pergaulannya luas.

Kalau melihat acuan Pendidikan Ketrampilan Hidup (Life Skill Education) yang dipakai PBB (Unesco), akan kita temukan empat pilar utama yang harus dilatih untuk memperbaiki ketrampilan hidup (terlepas apapun latar belakang pendidikan formal dan apapun model kepribadian anda). Keempat pilar utama itu adalah:

• Belajar untuk mengetahui (learning to know): Semua orang perlu
meningkatkan kemampuannya di sini, yaitu: kemampuan berpikir kritis,
berpikir dalam menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, memahami
konsekuensi tindakan, dan seterusnya.

• Belajar untuk menjadi (learning to be): meningkatkan kemampuan personal
seperti bagaimana menangani stress, bagaimana meningkatkan
kepercayaandiri, kesadaran diri, dan seterusnya.

• Belajar untuk hidup bersama (learning to live together): kemampuan sosial
seperti komunikasi, negoisasi, kerjasama tim, bergaul, dan seterusnya.

• Belajar untuk melakukan (learning to do): kemampuan manual / praktek atau
keahlian kerja teknis sesuai dengan bidang kita masing-masing.


Sekali lagi perlu kita yakinkan pada diri sendiri bahwa bergaul adalah bagian
penting dari ketrampilan hidup. Kita semua sudah tahu bahwa di dunia ini pasti
tidak ada buku atau perpustakaan yang bisa mengungkap manfaat pergaulan
karena saking banyaknya manfaat itu.

Sabtu, 06 Agustus 2011

7Tempat Paling Murni di Dunia

1. Namibia

Namibia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk paling jarang di dunia. Nama salah satu negara Afrika bagian selatan ini diambil dari Gurun Namib, rumah bagi 2.500 ekor cheetah. Dengan bukit pasir raksasa, petroglif kuno, kawah dan air terjunnya, Namibia menjadi salah satu lanskap paling tak tersentuh di Afrika. Namibia juga menjadi salah satu negara yang mencantumkan hal-hal mengenai penjagaan kesehatan ekosistem dalam konstitusinya.
2. Galapagos
Meskipun perjalanan Darwin ke sejumlah pulau-pulau unik diikuti oleh wisatawan yang tak terhitung jumlahnya, Kepulauan Galapagos masih menjadi tempat yang murni. Kepulauan ini merupakan rumah bagi kura-kura raksasa, iguana, singa laut, pinguin, ikan paus dan ikan. Dihuni oleh 23.000 penduduk dan ratusan spesies endemis, kepulauan ini juga menjadi tempat pelestarian hayati laut selama lima puluh tahun.


3. Papua Nugini
Para ilmuwan percaya jika banyak spesies tanaman dan hewan yang belum ditemukan berada di sini. Eksploitasi sumber daya alam terhambat oleh medan yang kasar, sistem hukum dan tingginya biaya pengembangan infrastruktur. Karena semua masalah manusia, sebagian besar lanskap masih sulit untuk disentuh.

4. Seychelles
Seychelles memiliki persentase tanah konservasi terbesar dibandingkan negara-negara lain. Sekitar 50 persen dari keseluruhan wilayah negara kepulauan ini berada di bawah konservasi. Karena itu, Seychelles merupakan rumah bagi beberapa pantai yang luar biasa murni dan spesies seperti burung nasional, burung beo hitam Seychelles. Pengunjung yang sampai di sana relatif sedikit, terutama di sepanjang garis pantai “berbubuk” lembut yang membentang sejauh 305 mil (490 kilometer).

5. Bhutan
Sementara beberapa orang mungkin berpikir jika Tibet sebagai surga tercemar, sepupunya, Bhutan, justru jauh lebih bersih. Lebih dari 60 persen wilayah negara ditutupi hutan dan seperempat wilayah ditunjuk sebagai taman nasional atau kawasan lindung. Dikenal sebagai Tanah Naga Guntur, negara ini memiliki pegunungan terjal dan lembah-lembah sehingga tepat untuk dijadikan hotspot bagi keanekaragaman hayati.

6. Daintree National Park, Australia
Kadang-kadang sesuatu yang lebih tua, menjadi semakin tak tersentuh. Seperti Daintree National Park di Far North Queensland, Australia, yang berisi hutan hujan berusia 110 juta tahun―salah satu ekosistem tertua di bumi. Taman ini adalah rumah bagi ribuan jenis tumbuhan dan pohon yang berusia lebih dari 2.500 tahun.

7. Fiordland, Selandia Baru
Di ujung selatan pantai barat Selandia Baru, wilayah Fiordland masih liar, kasar dan nihil pembangunan. Dengan gunung tinggi yang jatuh ke dalam perairan berbatu gerigi, Fiordland belum pernah mempunyai penduduk permanen. Bahkan, orang-orang Maori hanya mengunjunginya hanya untuk sementara waktu guna berburu, memancing dan untuk mengumpulkan batu giok. Selain itu, arus udara bertiup lurus dari Antartika sehingga udara Fiordland merupakan salah satu yang terbersih di planet ini.

Kupu-kupu Berwajah Manusia


Sampang - Warga Desa Gunung Sekar Kecamatan Kota Sampang, Madura di gemparkan dengan penemuan kupu-kupu berwajah manusia di bagian kedua sayapnya.

Kupu-kupu aneh dan unik tersebut ditemukan tamu anggota dewan yang engan di sebutkan namanya, ketika melintas di sebelah taman halaman depan gedung DPRD Sampang.

Pria itu berhenti dan heran melihat kupu-kupu berwajah manusia menempel di pohon pandan duri. Seketika itu juga ia langsung memanggil para staf sekretariat DPRD untuk menyaksikan kupu-kupu tersebut.

Mereka pun juga merasa kaget dan heran melihat kupu-kupu mirip wajah manusia itu. Silih berganti staf sekretariat DPRD berusaha mendokumentasikan gambar kupu-kupu unik itu meski hanya lewat handphone.

Dikhawatirkan terbang dan kabur, salah satu staf bernama Siti Musrifah (27) mencari toples dan langsung memasukan kupu-kupu itu yang utuh dengan kepongpongnya. "Tapi saya kok takut ya, jangan-jangan ini kupu-kupu pesugihan," ujar Siti bersama teman sekantornya Sabtu (6/8/2011).

Sementara KH Moh.Yusuf Ketua badan kehormatan (BK) DPRD Sampang yang pada saat itu berada di staf sekertariat DPRD Sampang juga ikut menyaksikan kupu-kupu unik itu merasa takjub. Namun saat mendengar ungkapan ketakutan Siti Musrifah, Yusuf meminta untuk tidak berprasangka jelek apalagi saat ini bulan puasa.

Kisah 2 Kakek Pembuat Bubur India untuk Berbuka


SETIAP Ramadan, Masjid Pekojan menyediakan makanan berbuka berupa bubur India. Adalah dua penjaga masjid berusia lanjut yang mempersiapkan menu ini setiap tahunnya.

Abdul Muin, kakek berusia 72 tahun yang bekerja sebagai penjaga Masjid Jami Pekojan di Jalan Petolongan nomor 1 itu, tertatih membawa sejumlah kayu bakar dari tumpukannya. Dia setiap bulan puasa memang mendapat tugas untuk menyiapkan api tungku, guna memasak makanan khas masjid berusia sekitar 150 tahun ini.

Selain Muin, Mbah Ngatiman (70) juga bersiap dengan berbagai peralatan membuat bubur, seperti pengaduk kayu besar, panci tanah liat berukuran besar, dan penutup panci. Menururt Mbah Ngatiman, bubur India mempunyai makna kesabaran, dilihat dari cara memasaknya.

"Memasak bubur yang resepnya dibawa oleh seorang saudagar asal Palestina ratusan tahun lalu ini memang butuh kesabaran. Dulu, hanya untuk mencari 10 buah kelapa yang akan dijadikan santan, sangatlah susah. Kalau sekarang malah sudah tinggal memerasnya," cerita Ngatiman yang juga bertugas sebagai penjaga masjid.

Walau saat ini sudah mudah mencari bahan bakar, proses pembuatannya masih juga membutuhkan kesabaran. "Membuat atau memasak bubur ini, dimulai dari jam 8 pagi, dengan menyiapkan sayur mayur lalu memotongnya. Selain sayur, jahe, serai, pandanwangi, kayu manis, bawang merah, dan bawang putih juga disiapkan. Kemudian, kita akan memeras santan yang harus disimpan dulu paling tidak 2 jam. Setelah itu, sekitar jam 12 siang, kita baru memasak air dan mencuci beras," tutur kakek dengan gelar Haji ini.

Satu jam menyiapkan air barulah beras dituang ke dalam panci. Di sinilah cobaan kesabaran kedua dijalani. Bubur harus tetap diaduk dengan sendok kayu besar sampai mengental. Prosesnya memerlukan waktu sekira 2 jam.

"Pegal justru yang mengganggu saya, kalau haus dan lapar karena puasa saya malah gak ngrasakno (tidak terasa-red)," ujar Mbah Ngatiman sambil mengaduk aduk isi panci.

Setelah siap, bubur kemudian ditempatkan di mangkok plastik untuk kemudian disusun berjajar di salah satu sudut masjid bersama segelas susu coklat hangat dan beberapa biji korma. Beberapa menit sebelum bedug Maghrib ditabuh, sekira 200 jamaah dan warga sudah duduk di depan santapan yang dipersiapkan sejak pagi itu.

Kenikmatan berbuka bersama sangat dirasakan oleh jamaah yang berbuka di masjid. Seperti dikatakan Slamet (35) warga Krapyak, yang sengaja menempuh jarak cukup jauh setiap hari hanya untuk berbuka di Petolongan itu seraya menikmati bubur khas Masjid Jami Pekojan.

"Kalau buburnya memang tiap tahun selalu saya nantikan, gurih kuah gulai atau sayur lodeh khas bubur India ngangeni (bikin kangen-red). Usai berbuka bersama, lalu shalat berjamaah dan lanjut taraweh, ini benar benar saya nikmati," kata Slamet.

Selain jamaah masjid, puluhan anak-anak yang tinggal di sekitar masjid juga tak mau ketinggalan untuk antre mendapatkan bubur. Dengan membawa mangkok atau rantang dari rumah, mereka dengan sabar menanti giliran mendapatkan bubur dari Mbah Ngatiman.

Suasana inilah yang setiap harinya selalu mewarnai Masjid Jami Pekojan ini. Tak usah mewah karena dengan kesederhanaan, berbuka puasa ternyata juga dipenuhi dengan kenikmataan tersendiri.

Jumat, 05 Agustus 2011

Ini Dia Hot Dog Termahal di Dunia


BUBUK jamur, kaviar, dan white topping creme freche, adalah bahan-bahan makanan yang biasa dipakai restoran-restoran mahal di Michelin. Namun, bagaimana jika bahan-bahan tersebut dipakai untuk pembuatan hotdog, sebuah kudapan ringan yang menemani selama Anda menonton pertandingan baseball?

Ryan McMullen, seorang koki di sebuah tempat makan di stadion baseball Brockton Roxstadium, Massachussets, Amerika Serikat, sengaja menggunakan bahan-bahan makanan mahal tersebut untuk membuat hotdog paling mahal, mungkin termahal di dunia.

Ryan menggunakan 3 kg daging sapi, kaviar, dan bubuk jamur porchini untuk membuat sebuah daging hotdog seharga USD80 (sekira Rp678 ribu). Harga hotdog yang dinamakan “McMUllen Dog” ini mencapai hampir tiga kali lipat dari harga sebuah tiket masuk untuk menyaksikan pertandingan baseball di stadion tersebut. Demikian dilansir Dailymail, Kamis (28/7/2011).

Selain bahan baku daging yang mahal, tepung yang digunakan pun tepung roti dari sebuah bakery paling eksklusif di Cape Cod.

Hotdog mahal ini sengaja dibuat Ryan untuk menandingi sebuah hotdog yang laku terjual USD69 (sekira Rp585 ribu) pada Sabtu (23/7) di New York, bernama “the Foot Long Haute Dog

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More